5 Program Text to Speech Berbahasa Indonesia yang Gratis Kamu Coba

Text to speech (TTS) atau teks berbicara sudah lama dikenal sejak 1952. Di luar sana pun penggunaan teknologi yang bernama lain voice recognition ini sudah tidak asing lagi.

Meski demikian, di Indonesia baru ramai dibicarakan belakangan ini. Terutama setelah munculnya video-video YouTube yang mengambil TTS dari Google Translate.

Ada banyak layanan yang menyediakan TTS di jagat maya. Penggunaannya pun gratis dan bebas. Sayang, sedikit di antaranya yang mendukung bahasa Indonesia.

Berita baiknya, kami berhasil mengumpulkan lima program text to speech berbahasa Indonesia dengan tingkat akurasi yang terbilang cukup baik. Plus, dilengkapi perbandingan kelima program tersebut.

Tanpa basa-basi lagi, berikut lima program TTS gratis berbahasa Indonesia yang bisa kamu coba sekarang juga.

1. Responsivevoice.org

ResponsiveVoice adalah salah satu proyek teks berbicara terbesar yang pernah ada. Misi utamanya adalah menyediakan layanan teks berbicara yang mencakup semua negara.

Kabar baiknya, Indonesia sudah dalam cakupan tersebut. Dengan kata lain, kamu sudah bisa menggunakan TTS berbahasa Indonesia dengan proyek ini.

Sebagaimana banyak TTS lain, proyek ini membawa narator wanita. Kualitas suara dinilai mencapai 10/10, yang artinya sudah selayaknya manusia berbicara dengan nada dan intonasi yang tepat.

Satu hal yang menurut penulis menjadi poin minus adalah fitur berhenti sejenaknya setelah enam belas kata tanpa titik atau koma, karena keseringan justru membuat panjang pendeknya menjadi tidak pas.

Terlepas dari itu, layanan ini gratis dan bebas digunakan secara nonkomersial. Untuk mencobanya, silakan kunjungi halaman ResponsiveVoice Berbahasa Indonesia.

Sesampainya di halaman tersebut, masukkan kata-kata dalam bahasa Indonesia sebanyak yang kamu mau. Sesudahnya, tekan tombol Play untuk memulai pengucapan kata demi kata tersebut.

2. Google Translate

Rasanya saya tidak perlu menulis tentang apa itu Google Translate (GT). Jika kamu tidak tahu GT, ke mana saja selama ini bro/sis?

Selain dikenal sebagai translator dan kamus daring online, GT juga punya fitur speech yang mendukung lebih dari 90 bahasa. Tentu, bahasa Indonesia satu di antaranya.

Cara penggunaannya pun gampang. Pertama, pilih Indonesia pada preferensi bahasanya.

Kedua, tulis atau tempelkan kata-kata yang hendak dinarasikan.

Terakhir, tekan tombol listen yang berada di samping kiri tombol mic.

Oh ya, tidak seperti ResponsiveVoice, ada batas tertentu yang ditetapkan GT, yaitu kata-kata yang ditulis tidak boleh melebihi 1500 karakter.

Meski terbatas, fitur speech-nya bisa dibilang salah satu yang terbaik dan terus diimprovisasi dari waktu ke waktu.

3. Narrator’s Voice (Android)

Narrator’s Voice adalah aplikasi Android gratis yang memungkinkan pengguna mendengarkan suara dari teks yang ditulisnya.

Menariknya, ada banyak pilihan narator untuk beberapa negara seperti Inggris, Amerika, Cina, Rusia, dan lain-lain.

Sayang, untuk Indonesia naratornya baru ada satu yaitu Damayanti yang juga merupakan narator di Google Translate Indonesia.

Lantas, apa ciri unik yang membedakan Narrator’s Voice dengan GT?

Yang membedakan adalah aplikasi yang satu ini memungkinkan mengunduh rekaman dari suara yang dihasilkan.

Caranya dengan menekan tombol Unduh di bawah kolom teks. Dengan menekan tombol tersebut, hasil rekaman akan disimpan ke memori handphone.

Hasil rekaman ini bisa kamu gunakan untuk banyak hal. Tak heran, aplikasi ini sering dmanfaatkan sebagai narator pada video-video berita di YouTube.

Unduh Narrator’s Voice di Google Play Store.

4. OddCast.com

Oddcast.com adalah situs web lain yang menyediakan TTS dalam ragam bahasa. Sama seperti Google Translate dan Narrator’s Voice, suara yang tersedia untuk bahasa Indonesia masih Dayamanti saja.

Meski demikian, ada satu kelebihan yang tidak dimiliki aplikasi lainnya, yaitu fitur effect-nya yang bisa memberikan perubahan tertentu pada suara yang dihasilkan. Sehingga layanan ini layak dicoba.

5. Indo TTS (Windows)

Indo TTS disebut-sebut sebagai program perdana yang mengenalkan sistem text to speech berbahasa Indonesia.

Program ini dibuat Arry Akhmad Arman, seorang lulusan S3 ITB pada tahun 2000. Ia pula yang bertindak sebagai narator dalam program tersebut.

Sayangnya, proyek ini berhenti di tengah jalan. Versi terbaru dari program ini dirilis sekitar tahun 2003 dan masih beta.

Meski penasaran dengan program TTS rasa lokal ini, sayang seribu sayang penulis tidak bisa mencicipinya di laptop penulis.

Agaknya gara-gara sistem operasi penulis yang mengusung Windows 10, sementara program ini terakhir dites pada Windows XP.

Terlepas dari itu, berikut tautan unduh program Indo TTS ini indotts.melsa.net.id/download.html.

Penutup

Teknologi text to speech memang sudah lama dikenal dan makin berkembang pesat. Namun, perkembangan yang baik ini tidak terjadi di Indonesia. Padahal, fitur narasi teknologi ini sangat menarik dan bisa membantu tunanetra.

Meski demikian, masih ada sejumlah program TTS berbahasa Indonesia yang bisa kamu gunakan secara gratis. Contohnya seperti kelima program yang dijabarkan di atas. Cobalah salah satu program TTS tersebut untuk tujuan tertentu.

Selamat mencoba!

Tentang Ihsan Nurul Iman 73 Articles
Penulis sekaligus admin blog ini. Hobi membaca, menulis, terutama seputar hal-hal berbau teknologi.

Belum ada yang Komentar. Bantu Ramaikan!

Tambahkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*